Tren Olahraga 2020 untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat, Apa Saja? Halaman all – Kompas.com

Tren Olahraga 2020 untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat, Apa Saja? Halaman all – Kompas.com

Custom Text

Tren Olahraga 2020 untuk Menunjang Gaya hayati Sehat, Apa Saja? Halaman all

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjalani gaya hidup sehat tampaknya sudah akan menjadi perhatian masyarakat. Gaya hidup sehat yang dimaksud dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yg sehat serta berolahraga secara rutin.

Nah, bicara soal olahraga, apakah yang bakal menjadi tren di tahun 2020?

Menurut Irvan Muharam, Owner & Founder BodyFit Jakarta melihat olahraga macam strength training (latihan kekuatan) dan lari mulai menjadi aktivitas yang diminati masyarakat.

“Bisa dilihat ketika ini lagi booming banget event lari baik di dki jakarta maupun di daerah lainnya,” kata Irvan dalam acara BincangShopee di kawasan jakarta, Rabu (29/01).

Sedangkan untuk strength training, jenis olahraga seperti Zumba, Body Pump, Total Body Resistance Exercise (TRX), Pilates TRX, Yoga TRX diperkirakan akan poly diminati masyarakat karena ini merupakan olahraga jenis baru yang masuk ke Indonesia.

Selain itu, banyaknya studio olahraga baru juga menjadi penunjang buat masyarakat untuk hidup lebih sehat.

“Saat ini, poly masyarakat yang datang ke studio olahraga. Masyarakat lebih suka olahraga berkelompok. Biasanya karena mereka merasa olahraga sendiri itu masih kurang motivasinya. Tapi, kalau sama-sama mungkin motivasinya bertambah,” jelas Irvan.

Zumba, ilustrasi

Zumba, ilustrasi

Irvan menyayangkan masih terdapat cacat negatif di kalangan remaja yang mengatakan berolahraga

strength training

mulai menghambat pertumbuhan mereka.

“Padahal enggak, justru strenght training mulai membantu remaja untuk memiliki postur yang lebih tinggi dan tidak mengurangi tenaga untuk menunjang aktivitas mereka,” ungkap Irvan.

Apalagi sekarang remaja lebih banyak menggunakan gadget dan laptop sebagai alat bantu buat belajar yang membuat postur mereka lebih tidak jarang bungkuk.

Maka dari itu, dengan latihan strenght training mulai membantu pertumbuhan tulang dan otot menjadi seimbang dan membuat koordinasi antar saraf menjadi lebih baik.

Bagi para pemula, Irvan menyarankan untuk mengikuti olahraga boot camp.

“ Olahraga boot camp biasanya dibuat agar segala tingkatan fitnes bisa mengikutinya dari mulai beginner, advance, hingga yang memiliki masalah pada lutut dan engkel,” katanya.

Irvan juga menyarankan, bagi para pekerja yang tidak memiliki waktu banyak bagi olahraga dapat melakukan body weight training atau home excercise.

“Di rumah juga mampu olahraga kayak push up atau squat. yg terpenting 15 persen dalam satu hari harus menyempatkan diri berolahraga, mungkin sekitar 15 – 20 menit,” jelasnya.

Selain berolahraga, jika ingin hidup sehat perlu juga memperhatikan pola makan.

Menurut Irvan, dalam mengatur pola makan perlu memperhatikan 3 hal, merupakan timing, porsi, dan cara pengolahan.

“Untuk timing, jam makan harus teratur. Untuk porsi, makan secukupnya jangan berlebihan. Dan cara pengolahan makanan, jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng pilihlah makanan yang dikukus, dibakar, atau direbus,” jelasnya.

Irvan menegaskan sebelum berolahraga penting untuk mengonsumsi makanan terlebih lalu karena tubuh membutuhkan energi sebelum beraktivitas. “Baiknya kalian makan 1 jam hingga 2 jam sebelum berolahraga.”

Irvan juga berpesan buatlah olahraga sebagai kebutuhan dan investasi buat jangka panjang.

“Karena kalau kita sakit, yang niscaya aktivitas akan terhambat dan biaya rawat juga niscaya mahal,” jelasnya. (Renna Yavin)

Artikel ini telah ditampilkan oleh lifestyle.kompas.com dengan judul Tren Olahraga 2020 untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat, Apa Saja? Halaman all – Kompas.com.
Silahkan berbagi jika bermanfaat.