Resep Deba Turki, Fatayer, dan Olahan Daging Kambing Tanpa Prengus – Tirto.ID

Resep Deba Turki, Fatayer, dan Olahan Daging Kambing Tanpa Prengus – Tirto.ID

Custom Text

Resep Deba Turki, Fatayer, dan Olahan Daging Kambing Tanpa Prengus

Beberapa resep makanan dari daging kambing yg dapat Anda olah dan sajikan

tirto.id

Bau apak atau
prengus
dalam bahasa Jawa pada daging kambing ini kerap kali membuat banyak orang tidak begitu menyukai olahan yg berasal dari daging kambing.

Sebetulnya, bau
prengus
itu muncul dikarenakan kesalahan dalam mengolah daging kambing ini. Ada dua cara untuk mencegah bau prengus pada daging kambing:

1. Daging langsung direbus tanpa dicuci

Laman
bango.co.id
menyebutkan, salah satu cara untuk mencegah bau
prengus
pada daging kambing adalah dengan menghindari mencuci daging sebelum dimasak. Hal ini disebut dapat memunculkan bakteri yang menyebabkan keluarnya bau prengus dari dalam daging.

Dalam pengolahannya, daging kambing tersebut sebaiknya langsung direbus hingga mendidih.

2. Daging kambing dicuci dan dibaluri rempah




Selain itu ada cara yang lain untuk mencegah bau apak pada daging kambing, meskipun sebelumnya telah dicuci. Daging kambing yg dicuci tidak masalah karena hal ini bertujuan bagi menghilangkan kotoran yang ada di daging seusai disembelih.

Setelah dicuci, barulah
daging kambing tersebut dibaluri dengan campuran rempah
yg telah dihaluskan seperti jahe, kunyit, kapulaga, kayu manis, cengkeh dan bawang putih untuk menghilangkan bau prengus yg muncul.

Kemudian diamkan selama setengah jam, dahulu daging ini bisa direbus dan diolah bagi berbagai resep masakan. Selain untuk menghilangkan bau tak sedap, rempah-rempah itu juga dapat membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat.

3. Daging dimasak dengan nanas atau mentimun

Adapun cara yang lain dalam mengatasi bau prengus tersebut yakni dengan menggunakan
buah nanas
. Selain digunakan sebagai bahan pengempuk daging, aroma yg kuat dari buah ini disebut dapat mengatasi bau amis pada daging.

Caranya yakni dengan mencampurkan daging kambing ke dalam buah nanas yg sudah diparut, remas perlahan lalu diamkan beberapa saat.

Selain nanas, Anda juga bisa menggunakan mentimun. Untuk caranya hampir sama seperti buah nanas. Getah pada mentimum disebut bisa meminimalisir bau
prengus
yg ada pada daging kambing.
Perasaan jeruk nipis atau jeruk limau juga disebut mampu menghilangkan bau
prengus
pada daging kambing. bersama selasih, jeruk nipis iris, dan air soda tawar.

Kali ini
Tirto
mulai membagikan beberapa resep makanan dari daging kambing yg dapat Anda olah dan sajikan.

Deba Turki

Bahan dan Bumbu :

– 1 buah sampil/paha kambing

– 2 buah bawang bombay

– 1.5 sdm garam

– 1 blok maggie sapi

– 1 sdm lada putih

– Mentega secukupnya

– Air secukupnya

Pelengkap:

– Kecap Lombok /Sambal Kecap

Cara Pembuatan :



1. Kupas bawang bombay,bagi menjadi 4 bagian,iris tipis & sisihkan.Tusuk sampil/paha kambing dengan garpu secara merata.

2. Lumuri paha/sampil dengan sedikit garam & lada,sisihkan.Masukan maggie sapi,irisan bawang bombay,sisa lada & garam ke dalam panci presto,tambahkan air hingga paha/sampil kambing terendam,tutup panci presto & nyalakan api.

3. Rebus selama 45 menit (di hitung setelah panci presto berbunyi)matikan api.Setelah hangat,buka panci presto.Bungkus paha/sampil kambing dengan alumunium foil,olesi dengan mentega di atas nya & bungkus/tutup rapat.Oven selama 10 menit dengan suhu 160 derajat (sesuaikan dengan oven masing2)matikan oven & sajikan dengan pelengkap.

Sate Kambing Bumbu Ketumbar

Bahan:

– 300 gram daging kambing (8 – 10 tusuk)

– 3 lembar daun kol, iris tipis

– 1 buah tomat iris tipis

– 2 butir bawang merah, iris tipis– tusuk sate

Bumbu perendam, dihaluskan:

– 2 sendok teh ketumbar sangrai

– 4 butir bawang merah– 2 butir bawang putih

– 3 butir kemiri, sangrai (resep asli tidak pakai)

– 1/4 sendok teh jinten, sangrai

– 1 ruas jahe– minyak untuk menumis

Bumbu lainnya:

– 2 lembar daun jeruk, rajang halus

– 3 sendok makan kecap manis

– 1 sendok teh garam

– 2 sendok teh madu, saya ganti dengan 1 sendok teh gula Jawa sisir

– 1/2 sendok teh merica bubuk

– 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Bahan & bumbu saus kacang:

– 50 gram kacang tanah, goreng, haluskan

– 1 siung bawang putih, haluskan– 4 butir cabai rawit merah, haluskan

– 1/2 sendok teh garam

– 4 sendok makan kecap manis

– 100 ml air matang

Cara Pembuatan :

1. Bersihkan daging kambing dari kotoran dan darah yg menempel jika ada. Potong-potong bentuk segi empat, agak tipis dan panjang. Masukkan ke mangkuk dan sisihkan.

2. Siapkan wajan, panaskan minyak di wajan dan tumis bumbu halus dan daun jeruk hingga bumbu matang, Masukkan air asam, kecap manis, garam, gula Jawa sisir, kaldu bubuk jika pakai dan merica bubuk. Aduk dan masak hingga air dibumbu mengering. Angkat.

3. Tuangkan bumbu halus ke potongan daging, aduk rata. Tutup mangkuk dan simpan daging di kulkas minimal 1 jam lamanya agar bumbu meresap dan daging menjadi empuk.

4. Siapkan tusuk sate, tusukkan potongan daging ke tusuk sate, kira-kira 3 – 4 potong tergantung besarnya daging. Rapatkan barisan daging jangan sampai ada batang sate yang terbuka di antara daging dan ujung tusuk sate. Bagian tusuk sate yang terbuka akan membuatnya terbakar saat sate di panggang dan tusuk menjadi patah.

5. Jangan buang bumbu perendam, tambahkan 2 sendok makan kecap manis dan 1 sendok makan minyak/mentega cair. Aduk rata. Kita akan menggunakannya untuk mengolesi sate ketika dipanggang.

6. Panggang sate di bara api atau pemanggang sate yg diletakkan di atas kompor seperti yang aku pergunakan. Alasi permukaan panggangan dengan alumunium foil agar pemanggang bersih dari air daging yg menetes saat sate dipanggang. Sesekali celupkan sate di bumbu olesan atau olesi dengan kuas ke permukaan sate ketika dipanggang. Balik-balikkan sate agar matangnya merata. seandainya permukaannya telah kecoklatan angkat dari panggangan.

7. Buat sambal kacang dengan cara masukkan segala bahan saus kacang ke dalamnya, aduk rata di dalam mangkuk

8. Tata sate di piring saji, lengkapi dengan rajangan kol, tomat iris dan bawang merah iris. Siram dengan saus kacang diatasnya.

Fatayer (Arabian Pizza)

Bahan dough

– 250 gr tepung terigu protein sedang

– 3 sdm minyak sayur

– 1 sdt ragi instan

– 1 sdm gula

– 120 ml air hangat

– 1 sdt garam

Bahan topping

– 500 gr daging sapi/kambing cincang

– 2 buah bawang bombay cincang

– 2 buah bawang putih cincang

– 1 sdm bubuk kari instan

– 1 sdt lada bubuk

– 1 sdt garam

– 1 sdt gula pasir

– 5 sdm saos tomat

– 2 sdm whipped cream cair

– Secukupnya keju gouda (keju apel)

– Mayonnaise Secukupnya

Bahan olesan :

– 1 sdm butter lelehkan

– 1 siung bawang putih cincang

Cara Pembuatan :

1. Campur ragi dan gula tuang air hangat (jangan terlalu panas nanti ragi mulai mati) aduk rata diamkan hingga berbusa

2. Campur tepung terigu, minyak dan garam aduk rata dahulu tuang ragi yang sudah berbusa sedikit demi sedikit aduk rata dahulu ulenin sebentar setelah diuleni olesi permukaan adonan dengan minyak dahulu tutup dengan plastic wrap isitirahatkan adonan hingga mengembang.

3. Tumis bawang bombay cincang dan bawang putih cincang dengan sedikit minyak, masak hingga harum lalu masukan daging cincang aduk rata, masak hingga berubah warna lalu masukan segala bumbu aduk rata, masak hingga air daging berkurang. Lakukan test rasa

4. Setelah adonan mengembang bagi menjadi 6 bagian @50gr gilas memanjang dahulu gulung sambil ditekan tekan bagian pinggir kiri kanan, cubit bagian ujung ujung nya menyerupai kapal letakan diatas loyang yang sudah dioles minyak

5. Isi dengan bahan topping daging cincang, mayonnaise dan taburan keju gouda (keju apel)

6. Panggang dengan suhu 150C selama 20 menit.

7. Setelah matang keluarkan dari oven lalu olesi dengan campuran butter dan bawang putih permukaan nya.


8. Fatayer siap disajikan selagi hangat.

(tirto.id –

Gaya Hidup

)

Kontributor: Sarah Rahma Agustin


Penulis: Sarah Rahma Agustin

Editor: Yulaika Ramadhani

Artikel ini telah ditampilkan oleh tirto.id dengan judul Resep Deba Turki, Fatayer, dan Olahan Daging Kambing Tanpa Prengus – Tirto.ID.
Silahkan share jika bermanfaat.