bannerwebsitecta01-1.png

Custom Text

Gaya hidup Enggak Sehat Picu Kanker Kolorektal, Ini Alasannya

Halodoc,
Jakarta – Sistem pencernaan tubuh terdiri dari dua bagian. Dari semuanya, usus besar adalah bagian saluran pencernaan yang ukurannya paling besar. Komponen saluran cerna ini berfungsi sebagai loka terakhir dari proses serapan nutrisi sekaligus loka pembentukan zat residu atau zat sisa sebelum berlanjut ke rektum dan dibuang dari anus. 

Berbagai kesalahan dan penyebab mengakibatkan terjadinya masalah pada bagian usus besar ini. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah

kanker kolorektal

. Kanker ini ditandai pertumbuhan sel abnormal pada lapisan mukosa pada usus besar dan rektum. Kamu wajib tahu, apa sebenarnya pemicu kanker kolorektal ini. 


Kanker Kolorektal Terjadi karena Gaya hayati Tidak Sehat

Ketika memasuki fase awal terjadinya tumor atau perubahan menjadi sel kanker, gejala mungkin tidak bisa dikenali dengan niscaya. Namun, jika kanker sudah menyebar dan menyebabkan kerusakan pada tubuh, gejala pun akan muncul. Beberapa di antaranya seperti perubahan aktivitas pada sistem pencernaan yang diikuti dengan diare, sembelit, atau jumlah feses terlalu sedikit. 

Baca juga:

Ketahui Stadium Perkembangan Kanker Kolorektal

Lalu, perut masih terasa sakit meski sudah buang air besar, feses mengeluarkan darah, berwarna gelap, atau darah keluar dari anus. Kamu juga mengalami penurunan berat badan dan kadang mengalami nyeri pada perut. Terakhir, kamu mampu mengidap anemia karena kurangnya sel darah merah pada tubuh. Namun, kemunculan gejala ini seringnya tidak sama antara sesuatu orang dengan orang lainnya. 

Tentu saja, kamu tidak boleh mengabaikan jika muncul salah sesuatu dari gejala tadi. Kamu harus segera bertanya pada dokter, apakah kamu mengidap penyakit serius dari gejala yg kamu rasakan. Pakai fitur

Tanya Dokter

di pelaksanaan
Halodoc
. Lebih baik lagi kalau kamu segera

buat janji dengan dokter

di rumah sakit mana saja supaya penaksiran dan penanganannya lebih akurat. 

Baca juga:

Adakah Komplikasi yg Diakibatkan Kanker Kolorektal?

Lalu, benarkah gaya hidup yang tidak sehat memicu seseorang terserang kanker kolorektal? Ya, memang benar. Kegemukan meningkatkan risiko mengalami suatu penyakit, termasuk sebagai pemicu kanker kolorektal. Terlebih kalau kamu kurang melakukan aktivitas fisik dan membiasakan pola makan yg tidak sehat. Gaya hidup lain yang turut menyumbang risiko tinggi kanker kolorektal adalah merokok dan konsumsi alkohol yg berlebihan. 

Selain itu, masih ada lagi faktor risiko yg tidak bisa diubah. Seperti misalnya pernah mengidap polip atau kanker kolorektal, memiliki riwayat kelainan tersebut dari keluarga alias faktor genetik. Pun, mengidap penyakit

diabetes tipe 2

. Meski demikian, kelainan ini sering menyerang mereka yg berusia lanjut atau di atas 50 tahun. 


Cegah Kanker Kolorektal Terapkan Pola hidup Sehat

Oleh karena itu, mulai disiplin sekarang juga bagi membiasakan hidup sehat. Jaga selalu berat badan dan rutinlah berolahraga. Tidak harus lama, setidaknya 30 menit saja setiap hari, lebih baik lagi kalau kamu melakukannya pagi hari. Lalu, jaga selalu pola makan dengan menu diet yg bergizi dan bernutrisi. 


Baca juga:
Hati-Hati dengan Gejala Kanker Usus Besar

Hindari konsumsi gorengan terlalu banyak, makanan siap saji, dan makanan yang kaya lemak jahat karena memicu munculnya berbagai penyakit. Hindari juga minuman manis terlalu banyak, kopi, kebiasaan merokok dan

minuman beralkohol






Referensi: 



CDC. Diakses pada 2019. Colorectal Cancer Screening.




Healthline. Diakses pada 2019. Colorectal (Colon) Cancer. 




American Cancer Society. Diakses pada 2019. Colorectal Cancer.


Artikel ini telah diterbitkan oleh www.halodoc.com dengan judul .
Silahkan disimpan jika bermanfaat.