Senin, 22 Februari 2010 - 11:06:20 WIB

Apakah Susu
Formula Bisa Mirip ASI?
Tak beda
jauh pengaruhnya bila susu formula yang ditambahi gangliosida dibandingkan
dengan air susu ibu (ASI), khususnya dalam perkembangan kognitif bayi. Adakah
ini potensi susu formula menyamai kamampuan ASI?
Penambahan
(suplementasi) gangliosida dalam susu formula dengan kadar tinggi dikatakan
dapat meningkatkan fungsi perkembangan kognitif (terkait dengan kemampuan
berpikir) bayi, menyerupai fungsi kognitif bayi yang diberi ASI.
Demikian
kesimpulan disertasi yang dipaparkan Dr.Dida Akhmad Gurnida, Sp.A(K), saat
sidang ujian promosi doktor bidang ilmu kedokteran di Fakultas Kedokteran
Program Pascasarjana Universitas Padjajaran,
Walau tak
beda jauh perkembangan kognitif antara bayi yang diberi susu formula plus
gangliosida dengan bayi ber-ASI eksklusif, prof. DR. Dr. H.Ponpon
S.Idjradinata, Sp.A(K) yang juga merupakan ketua tim promotor Dr.Dida,
menegaskan bahwa ASI atau air susu ibu sebagai ciptaan tuhan, tetap saja tak
terkalahkan dan tak tergantikan.
Apalagi
penambahan gangliosida ini ternyata tidak berpengaruh terhadap IQ lokomotor, IQ
interaksi sosial, serta IQ pendengaran dan bahasa. ASI adalah makanan bayi yang
paling sempurna, baik kualitas maupun kuantitasnya. Melalui pemberian ASI yang
baik dan benar, pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang bayi akan tercukupi hingga
bayi berusia enam bulan.
Tak bisa
disangkal lagi pemberian ASI adalah intervensi yang paling murah dan efektif
untuk mengatasi masalah gizi kurang bahkan gizi buruk. Bagaimanapun, susu
formula tetap tak akan bisa menyamai ASI.
Gayahidupsehat












