Sabtu, 12 Desember 2009 - 13:35:17 WIB

Butirannya
sedikit lebih besar dibandingkan dengan lada biasa. Warnanya hitam dengan rasa
pedas dan aroma yang lebih tajam. Siapa sangka rempah ini juga bisa mengobati
penyakit. Simak info kompletnya di sini!
Siapa yang tak kenal dengan lada? Rempah berbentuk bulat ini memiliki citarasa
yang sedikit pedas dan aroma yang tajam saat bercampur dengan masakan. Lada
atau sahang dalam bahasa Banjar merupakan salah satu rempah yang sangat dicari
oleh bangsa Eropa sejak jaman dahulu. Di Indonesia, lada banyak di hasilkan di
Pulau
Menurut jenisnya lada terbagi ke dalam dua jenis, lada putih dan lada hitam. Lada
hitam memiliki ukuran dan bentuk yang lebih besar dari lada putih. Dari segi
rasa pun sedikit lebih pedas dan aromanya pun cenderung lebih tajam. Di London,
ternyata lada hitam ini tak hanya digunakan sebagai bumbu masakan tetapi juga
sebagai obat bagi penyakit pigmen kulit yang disebut dengan vitiligo. Menurut
para peneliti di
Sedangkan manfaat untuk kesehatan lainnya, dapat melonggarkan saluran
pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala. Oleh karena itu
masakan yang berbumbu pedas dari lada cocok untuk penderita influenza, kepala
pusing, perut kembung dan mual akibat masuk angin.
Biasanya lada dicampurkan ke dalam masakan sebagai bumbu penyedap seperti saus
steak, soup, dan kadang sebagai taburan iga bakar atau daging steak. Kalau yang
digunakan untuk masakan sehari-hari biasanya menggunakan lada putih karena rasa
pedasnya tak terlampau tajam.
Kini lada hitam maupun lada putih sudah tersedia dalam kemasan siap pakai. Tapi
biasanya kalau cara menyimpannya tidak benar, aromanya akan hilang. Usahakan
menyimpan lada dalam wadah kering dan tertutup rapat sehingga aroma dan rasanya
tetap terjaga.
( eka / Odi ) detik.com












